NADIKABAR.COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melakukan monitoring dan evaluasi (monev) Program Beasiswa Baznas konsentrasi filantropi Islam guna memastikan program pendidikan memberikan dampak yang optimal, termasuk dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola zakat.

Pada program beasiswa ini, Baznas RI bekerja sama dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Hingga kini, sebanyak 112 penerima beasiswa yang tersebar di 19 provinsi telah mengikuti program tersebut.

"Untuk ke depan, memang kami (Baznas) berharap melalui program beasiswa pendidikan S2 dan S3 ini, zakat itu bisa berkembang dengan baik, yang dikelola oleh tangan-tangan yang terampil, yang profesional. Ini bagian dari investasi jangka panjang," kata Wakil Ketua Baznas RI Zainut Tauhid Sa'adi dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Zainut menyampaikan, penguatan kapasitas amil melalui sertifikasi kompetensi, standardisasi tata kelola, dan pendidikan formal seperti program ini merupakan salah satu bentuk peningkatan kapasitas.