Ia menyebut terdapat tiga fokus utama dalam sinergi Baznas RI dan AVPN. Pertama, mengintegrasikan standar pengukuran dampak sosial internasional ke dalam program pemberdayaan Baznas, seperti ZMart, Balai Ternak, dan beasiswa.
Kedua, memperkuat kapasitas dan jejaring pengelola zakat melalui pelatihan serta pertukaran praktik terbaik dalam pengelolaan filantropi internasional.
"Ketiga, memasifkan syiar terkait peran filantropi Islam sebagai pilar strategis pencapaian SDGs di kawasan Asia-Pasifik," ujarnya.
Selain ketiga fokus tersebut, lanjutnya, Baznas RI juga mendorong pengarusutamaan filantropi berbasis keimanan (faith-based philanthropy) sebagai upaya untuk menjawab berbagai persoalan sosial dan ekonomi.