Pemerintah melalui Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS menunjuk Pertagas sebagai operator Cisem II pada April 2026. Perusahaan tersebut sebelumnya juga mengoperasikan Cisem I yang menghubungkan Semarang dengan Batang.
Keterhubungan kedua ruas itu menjadi bagian dari integrasi jaringan transmisi gas bumi di Pulau Jawa yang memungkinkan penyaluran pasokan dari wilayah Jatim menuju pusat kebutuhan energi di Jateng dan Jabar.
Pertagas pada 8 Juli 2026 menyampaikan bahwa integrasi Cisem II dapat membantu mengatasi kendala pasokan gas bumi di Jabar melalui pemanfaatan gas dari Jatim.
BBG mengatakan pemanfaatan jaringan Cisem memperluas akses terhadap pasokan gas domestik, sekaligus memberikan fleksibilitas pengangkutan untuk melayani kebutuhan pelanggan industri dan komersial.
Perusahaan menyatakan akan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pelanggan yang sudah ada melalui kapasitas pengangkutan yang disepakati bersama Pertagas, sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan pemanfaatan gas bumi dalam negeri.