NADIKABAR.COM — Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menerbitkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah di Bali diprakirakan pada 28-31 Oktober.
Prakirawan BBMKG Wilayah III, A A Putu Eka Putra Wirawan di Denpasar, Bali, Rabu, mengimbau masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang-lebat secara tidak merata di Bali.
Berdasarkan pemetaan analisis cuaca, BBMKG Denpasar memprakirakan pada 28 hingga 29 Oktober pukul 08.00 WITA, pihaknya menerbitkan peringatan dini level waspada (hujan sedang-lebat) yang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Bangli, Gianyar, Karangasem, dan Tabanan.
Sementara itu, pada 30 hingga 31 Oktober pukul 08.00 WITA, waspada hujan sedang-lebat di wilayah Kabupaten Badung, Buleleng, Jembrana, Karangasem, dan Tabanan.
Secara umum pada 28-29 Oktober 2026, angin diprakirakan berembus dari arah timur-selatan dengan kecepatan hingga 35 kilometer per jam dan suhu udara berada pada kisaran 20-33 derajat Celcius.
Adapun tinggi gelombang laut diprakirakan mencapai hingga tiga meter di perairan selatan Bali dan di perairan utara Bali diprakirakan hingga 1,5 meter.
Meski begitu, pihaknya meminta mewaspadai potensi ketinggian gelombang laut dua meter atau lebih di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok dan perairan selatan Bali.
BBMKG juga memetakan prakiraan cuaca di sejumlah objek wisata di Bali pada Kamis (29/10), yaitu sebagian besar berawan dari pagi hingga malam, yaitu Ubud, Kintamani, Besakih, Nusa Dua, Kuta, Tanah Lot, dan Sanur, kecuali wilayah Bedugul yang diprakirakan hujan pada siang hari, sedangkan pagi dan malam diprakirakan berawan.
Sebelumnya, Stasiun Klimatologi Bali BMKG memprakirakan musim hujan merata di Bali mulai November 2026, dan puncaknya terjadi pada Februari 2027.
BMKG memprakirakan musim hujan di Bali akan berlangsung hingga April 2027.