NADIKABAR.COM β€” Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar meminta masyarakat agar mewaspadai potensi air laut pasang yang diprakirakan pada 8-11 November 2026 di sejumlah pesisir di Bali karena dipicu fenomena fase bulan baru.

β€œPotensi pasang air laut maksimum berbeda waktu hari dan jam di tiap wilayah,” kata Kepala BBMKG Wilayah III Cahyo Nugroho di Denpasar, Bali, Jumat.

Ia menjelaskan fase bulan baru terjadi pada Senin, 9 November, yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.

Berdasarkan pantauan data level air dan prediksi pasang surut, air laut pasang selama periode prakiraan 8-11 November berpotensi terjadi di wilayah pesisir selatan Kabupaten Jembrana, pesisir selatan Kabupaten Tabanan, pesisir Kabupaten Badung, pesisir Kota Denpasar, pesisir Kabupaten Gianyar, dan pesisir selatan Kabupaten Klungkung.

Adapun dampak peningkatan air laut pasang itu, kata dia, berpotensi mempengaruhi aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

Ia mengimbau masyarakat agar memantau informasi cuaca terkini dari BMKG, baik melalui media sosial @infobmkg, @bmkgbali dan aplikasi Info BMKG maupun melalui laman bbmkg3.bmkg.go.id atau maritim.bmkg.go.id.