NADIKABAR.COM — Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) resmi membuka kembali kegiatan wisata pendakian di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) mulai pertengahan Oktober 2026, setelah sempat ditutup sementara sejak awal September lalu.

​Pembukaan kembali ini menindaklanjuti Memorandum Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Nomor: M.123/KSDAE/PJL/KSA.04.01/B/10/2026 tertanggal 13 Oktober 2026.

"Agar semua pendaki untuk menjaga kawasan Gunung Kerinci, Danau Gunung Tujuh, dan Masurai dari bahaya kebakaran hutan dan tidak menyalakan api sehingga dapat terjadi kebakaran hutan yang menimbulkan bencana asap," kata Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I BBTNKS David di Kerinci, Rabu.

Ia menjelaskan, wisata pendakian di kawasan TNKS yang sempat ditutup sementara sejak 1 September 2026, kini resmi dibuka kembali secara normal seperti yang tertulis dalam Surat Pengumuman Nomor: PG.08/T.1/BTK/KSA.04.02/B/10/2026 yang diterbitkan BBTNKS.

​Keputusan tersebut diambil setelah BBTNKS bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kawasan Gunung Kerinci, pemerintah daerah, forum relawan (volunteer) Gunung Kerinci, serta pemangku kepentingan terkait melakukan pemantauan bersama.