Oleh sebab itu, melalui BCA UMKM Go Export, perseroan mendampingi pelaku usaha secara bertahap, mulai dari meningkatkan kesiapan legalitas, sertifikasi, dan perizinan produk internasional, pembuatan company profile, katalog, hingga memperluas akses pasar dan mempertemukan mereka dengan calon pembeli.

Keikutsertaan 12 UMKM dalam TEI 2026 merupakan bagian dari rangkaian pembinaan yang telah dilakukan sebelum pameran.

Perseroan mengawali proses dengan mengurasi 148 UMKM binaan periode 2023-2025, kemudian memberikan pembekalan melalui tiga kelas inkubasi daring yang membahas pengembangan produk dan katalog ekspor B2B, strategi negosiasi harga dan sample order, serta simulasi transaksi ekspor dan pembayaran yang aman.

UMKM yang terpilih terdiri dari dua lini bisnis, antara lain food & beverages dan agriculture. Ragam produk yang diperkenalkan mulai dari kopi dan kakao, rempah dan bahan alami, hasil pertanian dan benih, mi kering dan mi instan, saus dan bumbu, sampai makanan nabati dan frozen food.

Selama pameran, BCA menyediakan booth Bakti BCA sebagai sarana promosi produk dan fasilitasi pertemuan dengan calon pembeli, atase perdagangan, serta perwakilan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC). Perseroan juga menyediakan fasilitas penandatanganan MoU untuk membantu membuka peluang kerja sama bisnis.