Fungki mengatakan penemuan amunisi dan rokok ilegal itu berawal dari patroli yang dilakukan kapal Bea Cukai Jayapura sejak Sabtu (3/10).

Saat Bea Cukai berpatroli, kata dia, menemukan kapal motor berbentuk long boat yang mencurigakan sehingga didekati, namun kapal tersebut melarikan diri ke arah perairan PNG (Papua NugIni).

Sebelum melarikan diri, kata Fungki, anak buah kapal tersebut sempat membuang tiga koli ke laut dan pihaknya mengambil barang tersebut serta dibuka ternyata berisi 200 butir amunisi dan 34 slop atau 6.800 batang rokok.