"Risetnya itu topiknya khusus tentang SDGs. Jadi itu yang menjadi nanti untuk kenapa ketika wawancara, dan ketika fokus selama studi dan after that, itu karena memang topik-topik yang akan kita support adalah terkait isu-isu permasalahan di bidang SDGs," sambungnya.

Ova menuturkan, pemberian beasiswa Jardine di UGM diharapkan mendukung mahasiswa untuk merespons isu-isu SDGs sejak studi sampai lulus, serta berdampak atau memberikan kontribusi setelah lulus.

"Itulah kenapa kita bicara tadi masalah impact, apa added value dari scholarship ini, itu adalah dari mulai mereka studi sampai kemudian lulus, mereka tahu apa yang akan mereka lakukan terkait isu-isu," ujarnya.

Sementara itu, Ova mengatakan, UGM sendiri memiliki prioritas yang diharapkan selaras dengan bidang penerima beasiswa ini. Termasuk di antaranya yaitu perubahan iklim, kesehatan, dan pertanian.

"Kita punya prioritas yang memang diharapkan, mungkin untuk climate change, yang terkait dengan itu; kemudian juga kesehatan; dan juga agriculture ;itu termasuk bidang-bidang yang memang menjadi prioritas," ujarnya.