NADIKABAR.COM — Film Beautiful Pain resmi tayang di bioskop Indonesia pada 22 Oktober 2026. Film drama psikologis ini diangkat berdasarkan kisah nyata dan dibintangi Raihaanun dan Baim Wong.

Beautiful Pain mengisahkan perjuangan emosional seorang ibu tunggal dalam menghadapi trauma kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perceraian, hingga ketimpangan relasi kuasa.

Selama 11 tahun menikah, Niken (Raihaanun) baru menyadari bahwa pernikahannya dengan Dirga (Baim Wong) sangatlah beracun. Kesadaran tersebut pun dibuktikan setelah dirinya memergoki Dirga bermain perempuan di kelab malam.

Sejak saat itu dirinya bertekad untuk pisah demi mental dirinya dan kedua anaknya.

Namun perjuangan untuk bisa mandiri dan lepas dari suaminya yang toksik ternyata tak mudah. Niken bukan hanya harus menghadapi jalannya persidangan yang serasa tak berhenti, tetapi juga semua hartanya.

Meski begitu, bagi Niken, selama kedua anaknya ada bersamanya, ia merasa semua sudah cukup. Niken pun kembali tinggal bersama ibunya dalam kesederhanaan.

Jalan Niken untuk mencari sesuap nasi juga terbuka satu demi satu. Salah satunya setelah ia mendapatkan kesempatan terjun ke dunia akting usai bertemu casting director bernama Randy (Tarra Budiman).

Tak disangka, sinetron yang Niken bintangi sukses besar. Berkat itu, Niken mulai bisa membangun kembali rumah yang aman dan nyaman untuk kedua anaknya.

Namun ternyata Niken belum bisa bernapas lega. Ketika kehidupannya sedang baik itulah, ia diuji dengan berbagai cobaan, mulai dari fitnah, pelecehan, hingga stigma negatif yang menghancurkan reputasinya.

Beban hidup belum selesai. Hak asuh anak-anaknya direbut dan membuat Niken serasa kehilangan segalanya. Pada saat itulah, ia bertekad untuk bangkit dan berjuang melawan sistem demi bisa kembali merebut martabat, keluarga, dan suaranya.

Beautiful Pain ditulis oleh Titien Wattimena, Hanung Bramantyo, Dmaz Brodjonegoro. Titien sebelumnya dikenal sebagai penulis Mengejar Matahari (2004), Tentang Dia (2005), Aruna & Lidahnya (2018), dan trilogi Dilan.

Sementara itu, Dmaz Brodjonegoro sebelumnya lebih banyak bekerja sebagai penulis naskah dan penyunting, serta sebagai sutradara film pendek. Beautiful Pain menjadi debut penyutradaraan Dmaz di film panjang.

Sementara itu, Beautiful Pain juga menjadi debut Nikita sebagai produser eksekutif, sekaligus jadi pemeran pendukung. Ia duduk sebagai produser bersama Hanung yang menjadi komandan Dapur Film.

Sebagian pengalaman hidup Nikita Mirzani turut menjadi inspirasi dalam cerita film tersebut.

Nikita menyebut film ini membawa perjuangan perempuan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan hidup, termasuk stigma-stigma yang kerap diberikan kepada perempuan.

Beautiful Pain diperankan oleh Raihaanun, Baim Wong, Jajang C Noer, Tarra Budiman, Nikita Mirzani, Dimas Aditya, Sha Ine Febriyanti, dan Anantya Kirana. Beautiful Pain ini diberi label D17+ atau untuk penonton 17 tahun ke atas.