Sampai periode tersebut, Saidu mengungkapkan terdapat 24 emisi dari 17 penerbit EBUS yang sedang berada dalam pipeline (antrean) untuk menerbitkan emisi EBUS, yang terdiri dari berbagai sektor.

Sementara itu, untuk aksi rights issue (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu/HMETD), terdapat 15 perusahaan yang telah melangsungkan aksi rights issue dengan total nilai Rp16,23 triliun sampai 2 Oktober 2026.

Dalam antrean right issue, terdapat satu perusahaan yang akan melangsungkan aksi rights issue, yang terdiri dari sektor properti.