Jeffrey menjelaskan implementasi short selling saat ini masih berada dalam tahap uji coba yang akan berlangsung hingga akhir tahun 2026. Setelahnya, penerapannya akan dievaluasi untuk kemungkinan diperluas pada awal 2027.

Dalam pipeline (antrean), Ia mengungkapkan terdapat dua Anggota Bursa (AB) tambahan yang sedang dalam proses untuk menjadi AB yang memfasilitasi layanan transaksi short selling.

"Kalau memang sudah siap, tentu akan kita berikan izin segera setelah kesiapan itu ada," ujar Jeffrey.