NADIKABAR.COM — Parlemen Belanda mengajukan usulan penambahan sekitar 150.000 pasukan cadangan sipil darurat untuk membantu selama 72 jam pertama saat krisis besar terjadi di negara itu, demikian laporan RTL Nieuws mengutip anggota parlemen dari Partai Christian Democratic Appeal (CDA) Maes van Lanschot, Selasa (6/10).

Van Lanschot mengatakan pihaknya mengajukan rencana pasukan cadangan yang akan dibagi ke dalam tiga bidang, yakni teknologi, logistik, dan keamanan.

Menurut dia, pasukan tersebut harus dapat memberi bantuan pada tiga hari pertama saat krisis besar terjadi, mengingat polisi, tentara, dan layanan darurat sibuk menjalankan tugas masing-masing.