NADIKABAR.COM — Belasan tahun mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, ratusan warga terdampak lumpur Lapindo di Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, akhirnya mendapat bantuan air bersih. Sebanyak sekitar 8.000 liter air bersih disalurkan Sat Brimob Polda Jatim kepada warga, Selasa (8/9/2026).

Bantuan tersebut menyasar warga yang tinggal di sekitar tanggul penahan lumpur, khususnya RT 11 hingga RT 16 RW III Desa Gempolsari. Warga mengaku mengalami kesulitan air bersih sejak semburan lumpur Lapindo terjadi pada 2006.

Kepala Desa Gempolsari Ali Murtadho mengatakan, kondisi air sumur warga mulai semakin parah sejak sekitar 2009. Air sumur warga disebut sudah tidak layak digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Sejak muncul semburan, sumur warga tercemar dan tidak bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Selama ini mereka harus membeli air bersih dari pengecer untuk memenuhi kebutuhan," kata Ali, Selasa (8/9/2026).

Menurut Ali, kondisi air sumur warga di sekitar tanggul penahan lumpur berubah warna dan rasa. Air disebut berwarna kuning, terasa asin, serta mengeluarkan bau yang tidak sedap.