NADIKABAR.COM — Perdana Menteri Belgia Bart De Wever pada Rabu (21/10) menyatakan keyakinannya bahwa Komisi Eropa tidak akan mengusulkan penggunaan aset Rusia yang dibekukan di Belgia untuk mendanai Ukraina.
Berbicara di hadapan Komite Penasihat Federal untuk Urusan Eropa, De Wever mengatakan masalah tersebut telah dibahas dalam pertemuan puncak Uni Eropa pekan lalu, demikian laporan kantor berita Belga.
Menurut dia, Komisi Eropa telah meyakinkan para pemimpin negara anggota bahwa mereka tidak akan membuka kembali perdebatan mengenai aset Rusia yang disimpan di Euroclear, lembaga yang berbasis di Brussel.
"Saya yakin Komisi Eropa tidak akan mengajukan usulan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan Ukraina melalui operasi baru yang berkaitan dengan aset Rusia. Saya yakin akan hal itu, karena itulah yang disampaikan," kata dia.
Tahun lalu, De Wever dengan tegas menentang usulan untuk menggunakan aset Rusia senilai sekitar 185 miliar euro (sekitar Rp3.744 kuadriliun) yang dibekukan di Euroclear guna mendukung Ukraina.