"Motifnya sakit hati diputus cinta. Jadi, pacarnya si P itu dulunya pacaran sama cowok yang sekarang jadi pacarnya si D. Intinya si pelaku belum move on," katanya.

Kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan setelah pelaku menandatangani perjanjian tak akan mengulangi perbuatannya kembali. Sementara korban sendiri akhirnya membayar ongkos ojol yang juga kena order fiktif.

"Selanjutnya permasalahan tersebut diselesaikan secara damai dengan korban membayar 20 ribu di ojek online tersebut," pungkasnya.