NADIKABAR.COM — BEM Malang Raya mendesak kepolisian segera mengungkap kasus kematian mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) berinisial KHK di Kota Batu. Pasalnya, penyebab kematian mahasiswa S3 itu tak kunjung terungkap meski sudah lebih dari 9 bulan.

Koordinator BEM Malang Raya Muhamad Fauzi menilai bahwa pengungkapan kasus ini terbilang lambat bahkan disinyalir jalan ditempat. Mengingat sudah cukup lama penanganan berjalan, tapi belum ada kejelasan penyebab korban tewas.

"Kami mendesak kepolisian agar segera mengungkap kasus ini (kematian KHK)," ungkap Fauzi saat dihubungi NadiKabar pada Sabtu (12/9/2026).

Korban sendiri awalnya ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Clumprit, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu pada 20 November 2025. Dari hasil identifikasi KHK diketahui merupakan mahasiswa aktif program S3 Fakultas Biologi UB.