NADIKABAR.COM — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Malang Raya menggelar aksi doa unruk ibu pertiwi di Alun-Alun Merdeka Malang malam ini. Sejumlah tuntutan juga disampaikan mahasiswa melalui panggung orasi.
Pantauan NadiKabar di lapangan, ratusan mahasiswa dengan mengenakan drescode hitam berkumpul di Alun-Alun Merdeka Malang sejak Jumat (28/8/2026), malam.
Mereka duduk bersila mendengarkan satu per satu rekannya menyampaikan kritikan terhadap kondisi Bangsa Indonesia saat ini.
Dalam orasinya mahasiswa menyampaikan pendapat terkait sejumlah program Pemerintahan Prabowo-Gibran yang justru banyak membawa kesengsaraan rakyat.
"Kebakaran hutan, Kopdes yang sembarangan tidak sesuai dengan yang disampaikan. Dia (Prabowo) hanya bicara asal-asalan," ucap mahasiswa dalam orasinya.
Koordinator aksi BEM Malang Raya Rein Marung menyampaikan bahwa tujuan aksi malam ini tak lain untuk mengingatkan sekaligus bahan refleksi.
"Sebagaimana kita tahu sendiri kondisi negara per hari sekarang itu masih sangat buruk," ujar Rein ditemui wartawan disela aksi, Jumat malam.
Rein mengungkapkan, jika mahasiswa terus mengajak masyarakat Kota Malang untuk menjaga nalar kritisnya.
Disinggung soal doa bersama untuk Ibu Pertiwi, Rein menyatakan bahwa hal itu sebagai bentuk suara hati sekaligus bentuk kesedihan terhadap kondisi bangsa.
"Doa bersama untuk Ibu Pertiwi untuk menyuarakan hati kami, kesedihan kami terhadap kondisi negara sekarang," bebernya.
"Banyak kerusakan alam, banyak kejadian-kejadian di negeri kita ini yang perlu kita perhatikan bersama. Jadi itu tujuan dari kegiatan kami ini," sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Rein turut menyampaikan sejumlah tuntutan yang dibawa dalam aksi malam ini, yaitu desakan untuk pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu, evaluasi total pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), menghentikan pembungkaman demokrasi.
"Dan respon serta tanggapi bencana ekologis secara tegas dan serius," tandasnya.
Hingga berita ini ditulis, para mahasiswa masih terus menggelar aksinya secara damai. Aksi mahasiswa juga digelar di kawasan Kayutangan sore tadi.