NADIKABAR.COM — Secara medis, sering keramas tidak memicu kebotakan dini. American Academy of Dermatology (AAD) serta para ahli dermatologi menjelaskan bahwa kebotakan dini (androgenetic alopecia) umumnya disebabkan oleh faktor genetik, perubahan hormon (seperti hormon DHT), usia, stres, dan penyakit tertentu bukan oleh frekuensi penggunaan sampo.

Mengapa banyak orang beranggapan keramas bikin botak?

Meskipun membasuh kepala setiap hari tidak membuat botak secara permanen, kebiasaan keramas yang salah dapat menyebabkan rambut menjadi rapuh, patah (hair breakage), dan tampak menipis:

Tips keramas aman untuk kesehatan rambut