"Ini sudah seminggu kering, tapi surut itu sudah 1 bulan. Karena airnya habis untuk pengairan sawah petani," jelas Ari ditemui di lokasi, Rabu (2/8/2026).
Ari mengatakan petani di sekitar bendung pun khawatir akan gagal panen jika air tidak mengalir. "Ini petani sudah menanam khawatir akan gagal panen," ujarnya.
Tidak hanya ancaman gagal panen, Ari juga khawatir dengan bau bangkai dari ikan yang mati. Menurutnya ada ribuan ikan jenis sapu-sapu yang terdampar akhirnya mati. Bau menyengat hingga ribuan lalat mulai membuat resah warga saat datang ke Bendung Karet Sungai Juana.
"Terus ya bau menyengat kalau dekat menganggu setelah banyak ikan pada mati. Kalau ke permukiman warga nggak sampai," ungkap dia.