NADIKABAR.COM — Bentley, asal Inggris, mengubah strategi elektrifikasinya dengan meninggalkan target untuk menjadi produsen mobil listrik sepenuhnya pada 2030 menurut laporan dari CarsCoops, Jumat (25/9)

Produsen mobil ini memilih pendekatan yang lebih fleksibel dengan tetap mengembangkan kendaraan-kendaraan seperti listrik (EV), plug-in hybrid (PHEV) dan juga mesin pembakar internal (ICE).

Perubahan strategi itu dilakukan di tengah perkembangan pasar kendaraan listrik yang dinilai sulit diprediksi serta perubahan kebijakan regulator di sejumlah negara.

Sebelumnya, Bentley melalui program Beyond100 pada 2020 menargetkan seluruh jajaran produknya beralih ke model plug-in hybrid atau EV mulai 2026, sebelum sepenuhnya menjadi merek listrik pada 2030.