Keterampilan yang terus diasah melalui proses merajut juga menemukan ruang untuk dibagikan kepada warga binaan Lapas Perempuan Semarang. Setelah mendapat pelatihan dari EKKYTA, mereka kemudian dilibatkan dalam proses produksi.

Pada kesempatan terpisah, Senior Executive Vice President (SEVP) Micro Business Empowerment BRI M. Candra Utama mengatakan bahwa perjalanan EKKYTA menunjukkan pentingnya pengembangan kapasitas bagi pertumbuhan usaha sekaligus membuka ruang bagi UMKM untuk memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

β€œEKKYTA menunjukkan bahwa sebuah usaha dapat tumbuh dari sesuatu yang sederhana ketika pelakunya terus belajar, berinovasi, dan mampu melihat peluang di sekitarnya. Yang juga penting, keterampilan yang berkembang dari usaha tersebut dapat dibagikan dan membuka kesempatan bagi orang lain untuk berkembang. linkumkm by BRI akan terus dikembangkan sebagai ruang bagi pelaku UMKM untuk belajar, meningkatkan kapasitas, dan mengembangkan usahanya,” ungkapnya.