Di tengah hijaunya hamparan padi, aktivitas ketiga anak itu menjadi pemandangan tersendiri. Lumpur, air sawah, dan ikan gabus justru menjadi bagian dari keseruan mereka menikmati Minggu pagi.
Bagi Ilham, Mamad Syarifudin, dan Dani Nuryaman, berburu ikan di sawah bukan sekadar mencari hasil tangkapan. Ada kesenangan tersendiri ketika mereka bisa menghabiskan waktu bersama, bermain di alam terbuka.
"Kalau hari libur saja, main ke sawah berburu ikan gabus. Memang sedang viral untuk disimpan di akuarium," ungkap Mamad, anak lainnya.
Mamad mengaku tidak mengetahui sejak kapan ikan gabus mulai banyak ditemukan di sawah Ranca. Namun, menurutnya, ikan tersebut seolah tidak pernah habis meski sudah beberapa pekan mereka buru bersama teman-temannya.
Dalam sekali berburu, Mamad dan dua temannya biasanya bisa mendapatkan hingga 10 ekor ikan gabus. Hasil tangkapan itu kemudian dibagi rata karena mereka mencarinya secara bersama-sama.
"Enggak tahu dari mana asalnya. Sudah beberapa minggu dicari, tapi ikan gabusnya masih ada terus. Kalau sekali nyari biasanya dapat sampai 10 ekor," ujar Mamad.