NADIKABAR.COM — Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menegaskan video yang mengatasnamakan dirinya dan menawarkan bantuan pemulangan pekerja migran indonesia (PMI) sebesar Rp150 juta merupakan hoaks.
Video tersebut menampilkan sosok yang menyerupai Mukhtarudin, lengkap dengan suara dan gerakan bibir yang dibuat seolah-olah seperti aslinya. Video itu juga menggunakan format pengantar berita televisi dan mencantumkan identitas salah satu media televisi nasional untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Hal itu diungkapkan olehnya di Jakarta, Rabu (23/9).
"Saya tegaskan bahwa informasi mengenai bantuan pemulangan sebesar Rp 150 juta yang beredar dalam video tersebut tidak benar. Video itu bukan pernyataan saya," kata Mukhtarudin dalam keterangan tertulis, Kamis (24/9/2026).
Mukhtarudin mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap video maupun informasi yang mengatasnamakan dirinya, terutama apabila menawarkan bantuan dalam jumlah besar dan mengarahkan masyarakat untuk menghubungi nomor atau akun tertentu.