NADIKABAR.COM — Persebaya Surabaya berhasil memetik satu poin saat bertandang ke markas Bhayangkara FC pada pekan perdana Super League 2026/2027. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengeluhkan pertandingan tersebut karena berlangsung dalam cuaca panas dan disertai angin kencang.
Duel Bhayangkara vs Persebaya tersaji di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Sabtu (5/9) sore. Pertandingan tersebut tuntas dengan skor sama kuat 1-1.
Persebaya awalnya unggul terlebih dahulu lewat Yann Mabella pada menit 13. Namun pada babak kedua, Bhayangkara mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan pemain pengganti Allano pada menit 60.
"Ini bukan pertandingan yang mudah. Ini pertandingan yang sulit bagi kedua tim. Selain faktor cuaca yang sangat panas, angin juga kencang. Sehingga menyulitkan beberapa kali passing sempat gagal. Tapi Persebaya berhasil mencetak gol," ujar pelatih asal Portugal tersebut selepas pertandingan.
Menurutnya, bermain di markas Bhayangkara bukan perkara mudah. Ia mengingatkan bahwa sejak musim lalu hanya Persib Bandung yang mampu meraih kemenangan di tempat tersebut.
"Menurut saya tidak mudah main di sini. Karena dari tahun lalu saja, hanya Persib Bandung yang menang di sini. Dan kami bersyukur bisa mendapatkan satu poin. Meskipun kami kecewa karena sudah mencetak gol duluan, dan seharusnya bisa membawa pulang kemenangan," lanjutnya.
Tavares juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bonek dan Bonita yang datang langsung memberikan dukungan kepada Persebaya.
"Terakhir, terima kasih untuk seluruh Bonek dan Bonita yang sudah datang ke sini. Saya berharap Bonek dan Bonita memenuhi stadion pada 13 September 2026 lawan PSIM," terangnya.
Sementara itu, gelandang Persebaya Rachmat Irianto juga mengakui hasil imbang tersebut belum maksimal. Ia merasa kecewa karena tim belum mampu memberikan kemenangan untuk para suporter yang hadir langsung ke Stadion Sumpah Pemuda.
"Terima kasih untuk suporter Bonek dan Bonita telah datang jauh dari Surabaya. Ini pertandingan yang sulit. Dengan hasil ini, saya sedikit kecewa karena tidak memberikan hasil yang maksimal untuk Bonek dan Bonita," kata Rian.
Rian menegaskan Persebaya harus segera bangkit dan mengambil pelajaran dari hasil tersebut.
"Tapi besok (lawan PSIM) kita tahu, kita harus mengambil poin penuh di situ," pungkasnya.