Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menambahkan bahwa Moskow menghantam tempat perlindungan bawah tanah yang di dalamnya terdapat sejumlah orang. Zelensky sebelumnya menyebut ada sembilan bom yang dijatuhkan oleh Rusia ke lokasi tersebut.
Misi HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Ukraina mengecam serangan Rusia tersebut pekan ini, dengan menyatakan bahwa serangan itu kemungkinan telah melanggar hukum internasional.
Serangan mematikan Moskow ini terjadi setelah gencatan senjata terlama antara kedua negara yang berkonflik ini berakhir di wilayah Kherson, Ukraina bagian selatan. Perundingan antara Ukraina dan Rusia, dengan mediasi dari Amerika Serikat (AS), dijadwalkan akan dimulai kembali di Abu Dhabi pekan depan.