NADIKABAR.COM — Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo yang diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) bertambah. Hari ini, ada 38 santri yang mengalami gejala keracunan.

Sebelumnya, 38 santri tersebut menjalani perawatan di dalam masjid ponpes. Akhirnya, mereka pun dievakuasi ke rumah sakit, Rabu (2/9/2026) siang. Mereka dibawa menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis.

Evakuasi dilakukan karena sejumlah santri masih mengalami keluhan kesehatan setelah diduga terdampak keracunan MBG.

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, kondisi para korban masih terus dipantau. Menurutnya, data jumlah korban juga masih dinamis karena proses evakuasi dan pendataan masih berlangsung.

"Siang ini ada penambahan sekitar 38 santri. Mereka yang masih mengalami gejala kami evakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," kata Subandi di lokasi, Rabu (2/9/2026).

Berdasarkan data sementara per 2 September 2026, total warga yang terdata terdampak mencapai sekitar 551 orang. Sebanyak 88 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, sedangkan sekitar 462 orang lebih telah diperbolehkan pulang atau menjalani rawat jalan.