Trump menegaskan tuntutan utamanya, yakni agar Iran tidak memiliki senjata nuklir. "Kami tidak akan pernah membiarkan Iran memiliki senjata nuklir, dan mereka memahami hal itu. Mereka telah memahaminya, bahkan baru-baru ini pun mereka telah menyatakannya," kata Trump.
"Jika kita membiarkan Iran memiliki senjata nuklir, negara ini tidak akan pernah bisa berfungsi seperti sedia kala. Seluruh dunia pun akan menjadi tempat yang sangat berbeda," ujarnya.
Ia menegaskan operasi tersebut sebenarnya bukanlah sebuah perang karena "hampir tidak ada pertempuran yang terjadi" belakangan ini, menyusul serangan-serangan telak beberapa bulan lalu yang menewaskan sejumlah pemimpin Iran.
"Kami melenyapkan para pemimpin mereka tingkat pemimpin pertama, tingkat pemimpin kedua dan mereka meminta kami untuk berhenti melakukannya, dan kami pun menyanggupinya," tuturnya.
Trump membahas mengenai Iran dalam sebuah pidato yang disebut-sebut sebagai pernyataan penutupnya bagi para pemilih menjelang pemilihan paruh waktu AS pada hari Selasa.
Harga minyak, yang sempat melonjak akibat blokade Iran terhadap koridor energi Selat Hormuz, anjlok lebih dari tujuh persen pada hari Senin di tengah optimisme akan kemungkinan berakhirnya konflik yang telah berlangsung selama delapan bulan tersebut.