NADIKABAR.COM — Marco Bezzecchi mentok finis ketiga setelah comeback dari cedera. Pebalap Aprilia itu mengaku kehilangan kepercayaan diri, yang jadi kunci start bagusnya.

Bezzecchi memenangi empat balapan grand prix dari tujuh seri pertama MotoGP 2026. Peruntungan Bezzecchi berubah setelah jelang akhir paruh pertama musim.

Pebalap Italia itu gagal mendulang angka di grand prix Hungaria, Republik Ceko, dan Belanda untuk alasan yang berbeda-beda. Lalu absen di balapan Jerman setelah mengalami patah tulang selangkah di sesi kualifikasi.

Setelah itu, Marco Bezzecchi kesulitan bersaing melawan rekan setimnya Jorge Martin dan Marc Marquez. Bezzecchi mentok finis ketiga, sebanyak empat kali dari lima grand prix terakhir. Termasuk finis di belakang posisi dua terdepan Jorge Martin dan Marquez di Motegi pada hari Minggu (4/10).

Alhasil, pebalap berusia 27 tahun itu tercecer dalam persaingan titel juara MotoGP 2026. Bezzecchi mengumpulkan 284 poin, berjarak 47 poin dari Marc Marquez di posisi kedua klasemen dan 49 poin dari Jorge Martin di posisi teratas dengan enam seri tersisa.

"Sejak cedera, saat aku kembali, aku langsung kencang tapi masih lebih lambat daripada Marc dan Jorge," sahut Bezzecchi di Motosan. "Aku kurang kepercayaan diri di awal akhir pekan yang pernah kumiliki sebelumnya, yang membuatku langsung kompetitif."

"Tujuannya adalah mendapatkan kembali performa itu dan terus berjuang asmpai akhir. Kurasa aku kurang sedikit ledakan sejak awal. Mungkin bukan ledakan sih, melainkan kepercayaan diri, yang tentu saja, membuat Anda kencang, lebih eksplosif."

"Rasa percaya diri itu membiarkan Anda memulai akhir pekan dengan laju yang kencang sejak awal, dan aku harus sedikit mendapatkannya kembali setelah cedera," lugas Marco Bezzecchi.