Ia menegaskan, perluasan layanan MBG di wilayah prioritas tersebut memperhatikan kebutuhan masyarakat, khususnya peserta didik serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah yang menghadapi tantangan geografis maupun persoalan gizi.
Dalam kesempatan tersebut, Mas Dar juga berdialog secara daring dengan sejumlah kepala daerah yang mengikuti kegiatan peresmian dari wilayah masing-masing. Dialog ini menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan masukan, aspirasi, serta kondisi di lapangan terkait pelaksanaan program MBG.
Salah satu apresiasi disampaikan oleh Wakil Bupati Simalungun, Benny Gusman Sinaga, yang mengungkapkan bahwa angka stunting di wilayahnya masih menjadi perhatian, sehingga dukungan melalui aktivasi SPPG dinilai penting untuk memperluas akses pemenuhan gizi bagi masyarakat.