NADIKABAR.COM — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengajak pemerintah daerah (pemda) aktif memberikan rekomendasi untuk aktivasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah dengan prevalensi stunting tinggi dan sangat tinggi.
Hal tersebut disampaikan Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar di hadapan sejumlah kepala daerah dalam peresmian aktivasi SPPG secara serentak di 16 provinsi yang mencakup wilayah Bali, Kalimantan, dan Sumatra di Aceh Besar pada Rabu.
"Kami akan buka terus di wilayah-wilayah yang memang siswa-siswi dan tingkat ibu hamil, menyusui, balita-nya membutuhkan, yaitu wilayah 3T, dan prevalensi stunting tinggi dan tinggi sekali, tetapi ini bukan yang terakhir, kami akan teruskan. Rekomendasi dari kepala daerah menjadi salah satu acuan yang penting bagi kami," ucap Mas Dar.
Menurutnya, masukan dan rekomendasi dari kepala daerah dapat menjadi pertimbangan penting dalam menentukan langkah pengembangan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) agar pelaksanaannya semakin tepat sasaran.