Menurut dia, BGN tidak bisa sendiri bekerja dan mengawasi SPPG yang melayani Program MBG. Oleh karena itu, BGN membutuhkan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat.

Sudaryono menyebutkan jumlah SPPG yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia mencapai 27 ribu unit. Puluh ribuan SPPG tersebut melayani makanan anak sekolah penerima manfaat mencapai 57 jutaan orang.

"Sekarang ini sudah terbentuk Satuan tugas atau Satgas MBG di daerah. Manfaatkan keberadaan satgas tersebut mengawasi SPPG. Kami juga berharap kepala daerah melaksanakan inspeksi mendadak atau sidak terhadap SPPG," katanya.

Ia mengatakan sidak tersebut untuk memastikan operasional SPPG berjalan sesuai prosedur. Serta memastikan kualitas makanan yang diproduksi dapur MBG tersebut tetap terjaga, sehingga apa yang diharapkan dari program tersebut dapat tercapai.