"Kami menyiapkan saluran pelapor pelaksanaan program MBG. Setiap pelaporan akan kami tindak lanjuti. Kami juga menutup sejumlah dapur berdasarkan rekomendasi pemerintah daerah," katanya.

BGN, kata dia, tidak menutup mata masih banyaknya persoalan dalam pelaksanaan Program MBG. Persoalan tersebut akan terus diselesaikan, sehingga pelaksanaannya benar-benar seperti yang diharapkan.

"Kami terus membenahi pelaksanaan Program MBG agar semakin tepat sasaran. Termasuk menggunakan data Kementerian Pendidikan berdasarkan nama dan alamat peserta didik sebagai penerima program," kata Sudaryono.