"Sampai saat ini sudah ada sebanyak 1.460 SPPG wilayah 3T dan prevalensi stunting tinggi yang beroperasi melayani program MBG dengan sasaran anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok masyarakat lainnya," katanya.
Sudaryono menegaskan aktivasi SPPG wilayah 3T dan daerah dengan prevalensi stunting tinggi tersebut merupakan upaya meningkatkan konsumsi protein dan gizi anak-anak sekolah serta kelompok masyarakat penerima sasaran.
"Program MBG di wilayah 3T dan daerah dengan prevalensi stunting tinggi terus dipantau dan dievaluasi bagaimana dampaknya terhadap pertumbuhan anak serta penekanan angka stunting. Hasil Program MBG bukan untuk masa sekarang, tetapi di masa mendatang," katanya.