Saat ini, lanjut dia, SPPG Watubangga juga terus memantau kondisi para pelajar yang mengalami keluhan kesehatan guna memastikan mereka mendapatkan penanganan medis hingga pulih.
Berdasarkan data internal SPPG, sebanyak 57 pelajar mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap MBG. Mereka mayoritas merupakan pelajar MTs Al Askar Kendari dan MA Al Askar Kendari.
"SPPG Kota Kendari Baruga Watubangga melakukan koordinasi dengan pihak sekolah, fasilitas kesehatan, pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya untuk memastikan seluruh siswa mendapatkan penanganan medis," ujarnya.
Mulyadi menambahkan BGN menanggung biaya pengobatan dan perawatan para pelajar di Rumah Sakit Bahteramas, Rumah Sakit Dewi Sartika, serta Puskesmas Lepo-Lepo.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Lepo-Lepo Baruga Dewi Sultriana mengatakan masih terdapat dua pelajar yang menjalani perawatan dari total 28 orang yang sebelumnya dibawa ke fasilitas kesehatan tersebut.