Menurutnya, intervensi tersebut membantu petani meningkatkan frekuensi panen dan produktivitas lahan, termasuk pada wilayah yang sebelumnya hanya dapat melakukan panen satu kali dalam setahun.

"Upaya serupa perlu terus diperkuat agar pasokan pangan nasional tetap terjaga di tengah tantangan perubahan iklim dan fenomena El Nino," ujar dia.

Mas Dar menambahkan, pemenuhan kebutuhan pangan dalam pelaksanaan MBG perlu didukung oleh produksi domestik yang kuat, mulai dari sumber karbohidrat hingga protein hewani. Selain beras dan jagung, ketersediaan telur, ayam, ikan, serta susu menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.