NADIKABAR.COM — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu instrumen penggerak ekonomi yang memberikan manfaat lebih luas bagi petani, peternak, dan pelaku usaha pangan lokal.
Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar menjelaskan, dengan jumlah penerima manfaat sekitar 58 juta orang dan alokasi bahan baku sebesar Rp10.000 per porsi, MBG memiliki potensi pasar yang sangat besar bagi sektor pertanian dan peternakan.
"Dalam satu porsi itu Rp15.000. Ada porsi bahan baku Rp10.000. Bahan bakunya berupa karbohidrat, sayur, buah, protein hewani, protein nabati, dan lain sebagainya. Kalau dikalikan dengan 58 juta penerima manfaat, ini menjadi peluang yang sangat besar bagi pelaku usaha pertanian," ujar Mas Dar dalam Opening Ceremony dan Nusantara AgriFuture Summit NLP & Indogritech 2026 di Tangerang, Rabu.