Berdasarkan pendataan di lapangan, sebanyak 40 siswa sempat memerlukan observasi di Puskesmas Cangkurawok, Rumah Sakit Medika Dramaga, dan Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi.

Jumlah siswa yang masih menjalani observasi kemudian terus berkurang seiring perkembangan hasil pemantauan, sedangkan berdasarkan data terbaru hingga pukul 23.42 WIB, sebanyak 13 siswa masih menjalani observasi di dua rumah sakit, yakni Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi dan Rumah Sakit Medika Dramaga.

"Perlu kami luruskan, informasi yang beredar di luar menyebutkan ada 400 orang yang terdampak, tetapi informasi yang benar adalah 13 orang yang terdampak sampai dengan malam hari ini," kata Tysa.

Klarifikasi tersebut disampaikan untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat sesuai perkembangan data di lapangan, bukan untuk mengecilkan dampak kejadian. BGN tetap memprioritaskan penanganan siswa yang mengalami keluhan kesehatan serta melakukan investigasi untuk memastikan penyebabnya.