BGN juga tidak menutup mata terhadap berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan MBG, sehingga pengawasan yang dilakukan Ombudsman memiliki arti penting karena menghasilkan temuan yang berasal dari kondisi faktual. Bagi BGN, fakta di lapangan merupakan salah satu dasar penting dalam menentukan langkah perbaikan.
"Kalau dengan Ombudsman, ini adalah lembaga pemerintah. Temuannya faktual, apakah itu pengaduan, termasuk juga melakukan investigasi. Menurut saya, ini sangat membantu kami," katanya.
Saat ini, BGN juga menerima berbagai pengaduan melalui sejumlah kanal yang mencakup beragam persoalan dalam penyelenggaraan MBG, termasuk yang berkaitan dengan mitra, yayasan, insentif, maupun persoalan lainnya.
"BGN menerima banyak sekali masukan. Kami juga menerima pengaduan melalui email, PO Box, termasuk melalui saluran WhatsApp dan banyak saluran. Banyak persoalan yang masuk, mulai dari terkait mitra, yayasan, insentif, dan lain sebagainya. Yang penting, masukan-masukan ini kami terima," ucap Mas Dar.