"Kami sedang menelusuri seluruh proses, mulai dari penerimaan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, pemorsian hingga distribusi. Kami tidak ingin berspekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum seluruh pemeriksaan selesai. Semua harus berdasarkan fakta dan hasil investigasi," tuturnya.
BGN juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, fasilitas kesehatan, serta tim Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Batang untuk memastikan penanganan penerima manfaat dan proses investigasi berjalan terpadu.
"Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi BGN. Kami akan memastikan proses penanganannya berjalan sampai tuntas dan menjadikan hasil investigasi sebagai dasar untuk melakukan perbaikan. Keamanan pangan tidak boleh dikompromikan dan apabila ditemukan pelanggaran, tentu akan ada tindakan sesuai ketentuan yang berlaku," tuturnya.