NADIKABAR.COM — Badan Gizi Nasional (BGN) memprioritaskan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan memberdayakan petani lokal untuk memasok produknya, sehingga ada kesinambungan antara peningkatan kualitas gizi dengan perbaikan taraf hidup masyarakat.

"MBG di NTT ini prioritas saya buka duluan. MBG memang diciptakan untuk menerima produk-produk hasil pertanian di desa, sehingga uang APBN turun ke desa, berputar di desa," kata Kepala BGN Sudaryono dalam kanal resminya, yang dikutip dari Jakarta, Selasa.

Saat datang ke Baumata, NTT, Sudaryono mendengar langsung persoalan yang dihadapi para petani, mulai dari kebutuhan akan sumur bor, traktor, hingga irigasi untuk mengembangkan lahannya.