NADIKABAR.COM — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengumumkan langkah tegas terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). BGN secara resmi memutuskan untuk menutup sementara 1.999 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia karena belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar menegaskan kepatuhan terhadap standar Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta kriteria sanitasi adalah syarat mutlak yang tidak dapat ditawar dalam penyelenggaraan dapur MBG.
"Sebagaimana publik ketahui, syarat SLHS, sertifikasi laik higiene, dan sanitasi menjadi satu syarat mutlak dalam penyelenggaraan dapur yang menyelenggarakan Makan Bergizi Gratis," ujar Mas Dar, dikutip dari laman resmi, Selasa (8/9/2026).