Masyarakat, kata Sudaryono, juga dapat memeriksa status sekolah tertentu melalui sistem Radar MBG. Caranya dengan memasukkan nama sekolah ke dalam sistem untuk mengetahui apakah sekolah tersebut menerima alokasi program atau masuk dalam daftar pengecualian. Apabila sekolah masuk dalam daftar pengecualian, sistem Radar MBG akan menampilkan informasi bahwa sekolah tersebut tidak memperoleh alokasi MBG.

"Misalnya masukkan aja sekolah misalnya JIS atau Cikal atau Taruna Nusantara atau Kemala Taruna Bhayangkari misalnya. Nanti di dalam radar MBG ada keterangan tidak tidak mendapatkan alokasi MBG," beber Sudaryono.

Meski telah melakukan penyisiran terhadap sekolah-sekolah kategori elite, Sudaryono belum merinci besaran efisiensi atau penajaman anggaran yang dihasilkan. Pasalnya, BGN masih melakukan pembersihan dan verifikasi terhadap data penerima MBG yang terindikasi sebagai penerima ganda.