NADIKABAR.COM — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memprioritaskan peternak susu lokal untuk menyuplai Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Mulai 1 November tahun ini, susu yang dibagikan kepada anak-anak kita di sekolah harus sesuai dengan ketentuan yang kami putuskan, yakni 80 persen harus susu segar yang berasal dari peternak lokal," ujar Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.
Ia menegaskan, Program MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperkuat penyerapan produk pangan dalam negeri dan meningkatkan kesejahteraan peternak lokal.
Mas Dar juga menekankan pentingnya menghubungkan kebutuhan pangan dalam pelaksanaan MBG dengan potensi produksi pertanian dan peternakan di daerah, untuk itu, penggunaan susu segar dalam negeri diharapkan dapat mendorong pertumbuhan usaha peternakan di berbagai daerah, termasuk wilayah yang memiliki potensi pengembangan peternakan sapi perah.