"Balapan kali ini banyak dramanya dan cukup menegangkan buat saya dan tim. Di SS pertama kami tertinggal cukup jauh dan sempat berada di posisi ketiga," papar Ryan.

Performa Ryan kemudian meningkat hingga momentum penentu terjadi pada SS keempat. Ia berhasil mencatatkan waktu tercepat dan membalikkan posisi untuk meraih kemenangan.

"Alhamdulillah di SS keempat kami berhasil menjadi yang tercepat dengan gap yang cukup besar. Dari sebelumnya berada di posisi kedua, akhirnya kami bisa membalikkan keadaan dan kembali menjadi juara di seri ketiga ini," katanya.

Ryan menilai karakter lintasan Pasuruan memberikan tantangan tersendiri karena kondisinya terus berubah selama perlombaan.

"Di Pasuruan karakter tanahnya debu dan pasir. Dengan kondisi panas dan kering, semakin banyak mobil yang lewat, kondisi lintasan juga semakin berubah. Itu menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap," ungkapnya.

Ryan mengapresiasi penyelenggaraan Bhayangkara Sprint Rally 2026 dan berharap kejuaraan serupa dapat terus dilaksanakan. Dengan berakhirnya seluruh rangkaian perlombaan dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang, Bhayangkara Sprint Rally 2026 Putaran 3 resmi ditutup.

"Terima kasih kepada Bapak Kapolda dan seluruh penyelenggara. Bagi kami pembalap, lintasan ini sangat menantang. Saya berharap event seperti ini bisa terus ada dan semakin banyak track baru yang bisa digunakan," kata Ryan.

Ajang tersebut diharapkan Ryan tidak hanya melahirkan prestasi di dunia otomotif nasional. Tapi juga memperkuat sportivitas, kebersamaan dan kemitraan tim redaksi Polri dengan komunitas serta masyarakat, sekaligus membawa pesan bahwa keselamatan dan tertib berlalu lintas harus tetap menjadi prioritas bersama.