NADIKABAR.COM — Pengurus Daerah Bhayangkari Jawa Timur menggelar aksi sosial kemasyarakatan dan pelestarian lingkungan di Pulau Santen. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 yang diperingati pada 19 Oktober 2026 mendatang.
Rangkaian acara menyasar puluhan lansia serta warga kurang mampu melalui pembagian paket sembako, pemeriksaan kesehatan gratis (baktikes), hingga edukasi pola hidup sehat. Selain bantuan sosial, Bhayangkari Polda Jatim juga melakukan penanaman pohon di area pesisir pantai untuk mencegah abrasi.
Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur sekaligus Ibu Asuh Polwan Polda Jatim Dewi Nanang Avianto menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata organisasi terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.
"Ada baksos berupa pemberian sembako, kemudian ada baktikes juga untuk membantu masyarakat yang ingin cek tentang kesehatannya, serta edukasi terkait pola hidup sehat," ujar Dewi, Kamis (10/9/2026).
Selain penghijauan, pelayanan kesehatan dan bantuan logistik menjadi fokus utama untuk meringankan beban warga lokal.
"Kami ingin melakukan sebuah aksi nyata, walaupun itu kecil tapi berdampak. Kami juga ingin mengajak seluruh masyarakat, pecinta lingkungan, hingga komunitas untuk bareng-bareng melakukan penghijauan dan penanaman pohon di pesisir atau wilayah yang punya potensi abrasi," lanjutnya.
Dewi menyoroti pentingnya menjaga ekosistem laut dan lingkungan demi keberlangsungan hidup generasi mendatang. Ia menilai keberhasilan pelestarian alam membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat.
"Sangat penting. Tanpa peran aktif kita bersama, itu tidak akan berlanjut. Generasi yang akan datang tentunya harus merasakan dan mendapatkan kualitas oksigen serta kualitas kehidupan yang jauh lebih baik dari saat ini," tegas Dewi.
Di akhir keterangannya, ia mengajak generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kelestarian alam melalui aksi kolaboratif.
"Saya mengajak semuanya, terutama generasi muda dan masyarakat, untuk bersama-sama bersinergi dan bergotong royong menjaga lingkungan kita. Agar dengan aksi ini, dampaknya bisa terasa dan masyarakat memiliki kesadaran tinggi untuk tetap menjaga serta melestarikan lingkungan," pungkasnya.