NADIKABAR.COM — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten membawa serta memfasilitasi sejumlah pelaku usaha wastra Nusantara dan perancang busana modest fashion lokal untuk tampil pada ajang The 13th Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.
Kepala BI Provinsi Banten Sofwan Kurnia, melalui keterangannya di Serang, Jumat, mengatakan keikutsertaan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat industri fesyen berbasis syariah Banten di tingkat nasional yang dikolaborasikan melalui ajang IN2MOTIONFEST 2026 dan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW).
"Dukungan terhadap ISEF 2026 diarahkan untuk memperkuat keterhubungan pelaku usaha Banten dengan ekosistem ekonomi syariah nasional. Melalui fasilitasi produk halal, modest fashion, pengembangan pesantren, dan pertemuan bisnis, kami berupaya mendorong peningkatan kapasitas serta daya saing UMKM secara berkelanjutan," katanya.
Sejumlah brand dan desainer lokal Banten yang difasilitasi dalam ajang ini antara lain Apikmen Tandang Gawe Sempurno, Batik Riana Kesuma, Klamby, Kara Tungga, PT Kreasi Kain Nusantara, Yusuf.Ind, Dewi Sambi, Nikhol Gallery, dan NBRS.
"Fasilitasi tersebut mencakup penyiapan kapasitas usaha, promosi, hingga pembukaan akses pasar domestik maupun internasional," ujarnya.
Selain sektor modest fashion, BI Provinsi Banten turut memboyong pelaku usaha produk halal seperti PT Dewi Bahari Indonesia (Dewi Home Crab), PT Anugerah Cokelat Indonesia, Meraki Cipta Rasa, dan Sanrahfood pada pameran Sharia Fair dan Indonesia Halal Showcase.
Pada agenda business matching dan program Jawara Ekspor, BI Banten memfasilitasi pertemuan para pelaku usaha Banten dengan calon mitra dan investor guna memperluas jangkauan pasar produk unggulan daerah.
Penguatan ekonomi syariah Banten juga menjangkau ekosistem pesantren melalui keikutsertaan Pondok Pesantren Al Markaz pada agenda Gerbang Santri, bekerja sama dengan DPW Hebitren, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Banten, serta pengelola ZISWAF.
"Ke depan, BI Banten bersama para mitra strategis akan mengawal tindak lanjut business matching dan kemitraan usaha agar memberikan dampak nyata bagi pengembangan ekonomi syariah dan daya saing UMKM di Provinsi Banten," paparnya.