NADIKABAR.COM — Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Solikin M Juhro mengatakan kawasan Banyumas Raya yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara, menjadi salah satu penopang perekonomian Provinsi Jawa Tengah dengan kontribusi sekitar 15 persen.

"Kalau kita lihat Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara ini menyumbang 15 persen terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Tengah," katanya dalam Upacara Pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat.

Menurut dia, kekuatan utama Banyumas Raya terletak pada keberagaman potensi ekonomi dan keterhubungan antarsektor yang dapat menjadi modal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Oleh karena itu, pengembangan kawasan tersebut perlu dilakukan melalui pendekatan ekosistem ekonomi, bukan secara parsial berdasarkan wilayah maupun sektor usaha.

Ia mencontohkan sektor industri perlu dihubungkan dengan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sementara hasil pertanian harus dapat masuk ke dalam rantai pengolahan dan distribusi agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.