NADIKABAR.COM — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebut jumlah pengguna layanan keuangan digital QRIS di provinsi ini hingga Agustus 2026 mengalami peningkatan sebesar 23,59 persen dibanding periode yang sama pada 2025.
"Perkembangan positif ekonomi keuangan digital (EKD) tercermin di DIY, hingga Agustus 2026, jumlah pengguna QRIS di DIY mencapai 1,20 juta pengguna atau tumbuh 23,59 persen (year on year)," kata Kepala Kantor Perwakilan BI DIY Sri Darmadi Sudibyo dalam keterangan di Yogyakarta, Rabu.
Menurut dia, sementara jumlah merchant di wilayah DIY yang meliputi empat kabupaten dan satu kota mencapai 1,17 juta merchant atau tumbuh 19,99 persen secara tahunan.
"Kinerja tersebut diikuti pertumbuhan volume transaksi QRIS sebesar 667,73 juta transaksi (naik 60,17 persen year on year) dan nominal transaksi sebesar Rp6,85 triliun (naik 33,40 persen year on year)," katanya.