Aida mengatakan pengembangan ITP menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang melibatkan berbagai pelaku dalam sistem pembayaran.

Bank Indonesia juga akan terus mendorong konektivitas sistem pembayaran antarnegara melalui perluasan QR lintas negara, pengembangan fast payment melalui konektivitas regional, serta penggunaan transaksi mata uang lokal (local currency transaction).

Aida mengatakan konektivitas pembayaran tersebut tidak hanya ditujukan untuk transaksi ritel dan UMKM, tetapi juga diarahkan untuk mendukung perdagangan dan investasi.

Melalui pengembangan tersebut, Bank Indonesia menargetkan sistem pembayaran dapat memberikan layanan yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal sekaligus mendukung transformasi ekonomi dan keuangan digital Indonesia.